Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memotivasi lulusan Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Bogor untuk ikut memajukan pertanian dengan menjadi wirausaha yang sukses dan andal.
"Lulusan STPP Bogor adalah generasi pertanian yang diharapkan menjadi petani yang sukses, saya dorong mereka bisa menjadi konglomerat, mandiri dan harus kreatif di lapangan," kata Menteri Amran saat menghadiri Wisuda Lulusan Dioloma IV STPP Bogor, Rabu.
STPP Bogor mewisuda 70 lulusan yang terdiri atas 40 orang dari jurusan Penyuluh Pertanian, dan 30 orang dari jurusan Penyuluh Peternakan.
Menteri Amran datang tiba-tiba tanpa pengawalan. Kedatangannya untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa dan lulusan.
Amran mengapresiasi lulusan STPP Bogor yang beberapa sudah diterima bekerja di perusahaan. Bagi yang belum mendapatkan pekerjaan didorong menjadi wirausaha pertanian.
"Bisa beternak, dan bertani. Bisa juga jadi tenaga penyuluh," katanya.
Ia mengatakan, tahun 1996 dirinya pernah menjadi penyuluh pertanian. Kini menjadi wirausaha di sektor pertanian. Ia juga memaparkan, 80 persen orang kaya di Indonesia berasal dari sektor pertanian.
Lulusan STPP Bogor diharapkan mengoptimalkan seluruh pancaindranya untuk bekerja maksimal, kurangi tidur, lebih banyak bekerja dan bekerja. Karena kesuksesan diraih dengan kerja keras dan kerja maksimal.
"Lulusan STPP Bogor harus menjadi yang terbaik. Kalau dia memproduksi pisang terbaik, kalau jadi peternak yang terbaik. Sehingga menjadi contoh bagi semua," kata Amran.
"Jam 15.00 WIB saya dengan Dinas LH Bogor dan Kementerian LHK mengambil sampel di sana, namun masih dua pekan lagi keluar hasilnya," katanya.