Sertifikasi Kompetensi, Lulusan STPP Siap Masuk Dunia Kerja

administrator

 

Lulusan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor tidak lagi mendapatkan sertifikat pertanian. Sebagai gantinya, mereka akan mendapatkan sertifikat kompetensi
(sertifikat pendamping).

Dengan sertifikat kompetensi, lulusan STPP sudah dianggap kompeten dibidang tertentu sesuai minatnya.

Hal tersebut dikemukakan Ketua STPP Bogor, Nazarudin usai acara wisuda 76 lulusan yang terdiri dari 40 orang dari jurusan penyuluhan pertanian dan 36 orang dari jurusan penyuluhan peternakan di Kampus STPP Bogor, Jl. Aria Surialaga No.14, Pasirkuda, Bogor Barat, Kota Bogor, Jl. Suriadi laga, Kota Bogor, Rabu (29/8/2018).

Sertifikat kompetensi ini lanjutnya, sudah memasuki tahun ketiga. Hal ini merupakan langkah awal harmonisasi dengan negara-negara ASEAN dalam Mutual Recognition Agreement (MRA).

"Dengan adanya sertifikat kompetensi, masuk dunia kerja akan lebih mudah. Sebab sudah memiliki sertifikat sesuai bidangnya. Mereka sudah diakui "ujarnya.

Untuk dalam negeri, sertifikat ini sudah sangat kuat. Ini mirip dengan profesi lainnya yang harus dilengkapi dengan sertifikasi keahlian tertentu.

"Ini juga sebagai persiapan STPP bertransformasi menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, mulai September 2018. Kami akan  memperkuat kerjasama baik dengan pihak swasta dan instansi pemerintah. Sehingga lulusan STPP sudah siap bekerja,"pungkasnya. 

Related News